Archive for November, 2008

Waktu.

Thursday, November 13th, 2008

Ga terasa waktu berjalan begitu cepat
sekarang bener2 udah final countdown

Demi waktu ….
aku cuma berharap bisa mamfaatin detik demi detik waktu ini

rasa2nya baru kemaren aku memulai
tapi …
dengan cepat pula dia berlalu

Secara aku udah berusaha …
Tapi sayangnya aku kurang berdoa..wah?

 

 

keseimbangan

Kita ga pernah menyadari bahwasanya kehidupan dunia ini sangat dinamis
Sebuah dinamisasi yang gw sebut sebagai Keseimbangan

Secara gw adalah penganut asas keseimbangan ini
semua yang terjadi didunia ini adalah seimbang

Jangan ngerasa kita berada diposisi bawah terus
Ada saat2 kita naik daun
jadi jalanin aja kalo sedang pada posisi bawah, karena gw yakin itu ga selamanya

Klo kita sedang banyak masalah…hadapi saja
karena bakal ada saat2 kita senang dan bergembira

misalnya hari ini kita diberi kegembiraan
maka bersiap2 lah kita menerima kesedihan…

Begitu seterusnya seiring dengan berputarnya bumi
semua berlangsung secara alami tanpa kita sangka2
Hanya masalah waktu
yang tidak kita ketahui kapan hal itu terjadi

Tuhan selalu mencipta semua serba sempurna dan seimbang
hanya dua opsi yang ada, baik buruk, hitam putih, positif negatif dan sebagainya
itu adalah bukti sebuah keseimbangan

Tapi terkadang kita kurang perhatian
hanya larut dalam satu masalah
tanpa menyadari adanya asas keseimbangan tadi
Sehingga tidak jarang kita liat orang menjadi stress bahkan gila karena terlalu fokus dengan masalahnya

Just enjoy…!!!

hmm…

Thursday, November 13th, 2008

Ahhhgg…1bulan(-) telah berlalu
Sebuah penantian hilang dan sirna dalam sekejap mata…
Seperti layaknya sebuah peluru yang melesat cepat
Janji tinggallah janji…
semua kata2 itu rupanya hanyalah bullshit semata…
aku ga akan pernah memaafkan semua ini…
1bulan(-) terasa begitu cepat, tapi 1 hari itu terasa lama sekali
ohh..Luka itu begitu dalam…tak terobati
bekasnya pun tak akan pernah hilang

apa kabar diriku???
masih mampukah aku mempelihatkan ketegaran, seolah2 tidak terjadi apa2..
sementara bayang2 itu terus mengikuti…

Aku salah…
Mengapa aku belum rela melepaskannya
Seolah2 tak tergantikan..
Silih berganti tempat2 itu aku labuhi
namun tak satupun memberi aku rasa dan makna


Sudahlah….
Dia bukan jodohku!!!

Bagaimana Bisa..

Tuesday, November 11th, 2008

Saat ku telah begitu menikmati hari-hari
Bila bisa ku ingin waktu sejenak berhenti
Ku ingin memelukmu erat
Tak kan ku lepaskan lagi

Bagaimana bisa ku membiarkanmu berlalu
Di saat ku terlanjur jatuh hati padamu
Aku berdiri di sini menahan nafasku
Menunggumu mengubah keputusan itu
Bila ku bisa menghentikan waktu
Kau pasti tak jadi pergi

Ku tak tau apa salahku
Hingga kau memaksa untuk pergi
Kalau memang cintaku menyiksamu
Kau bilang saja padaku
Carikan cara untukku
Agar ku bisa berhenti mencintaimu
Karena aku sendiri sudah tak tau

Terlanjur jauh sudah ku jatuh hati padamu
Tak bisa berhenti mencintaimu
Aku harus bagaimana..??

KepergianMu…

Tuesday, November 11th, 2008

Air matamu mengiris hatiku halus
kuusapkan telapak tanganku ke wajahmu yang pucat
terlihat ketakutan kehilangan akan nafasmu
nafasmu yang mengalir dalam nafaskuKubelai rambutmu dengan kelembutan angin malam
terasa getaran menyatu diujung jari-jari
tak kuasa menahan gejolak kasih
limpahan nuansa kejora malam yang tak bertepi

Tak akan kutinggalkan hatimu yang manangis pilu
telah terpatri janji pada kedalaman nurani
akan ikut menyatu kegalauan kasih dalam derita
meski kekuatan malam hendak meragas

Sepasang Sayap Untukmu

Tuesday, November 11th, 2008

Jika aku adalah seorang pelukis

akan aku tambahkan sepasang sayap

pada sosokmu di atas kanvas.

Agar engkau dapat terbang,

menjangkau batas-batas ruang,

melihat dunia dari sisi yang luas.

Agar hatimu melihat seluas lautan,

kemudian terbang tinggi dengan nurani yang bersih,

bebas melihat kemanusiaan yang terus hidup dan

menjadi inspirasi setiap gerak kehidupan.

Agar sayap-sayap itu membebaskanmu

dari belenggu ruang dan waktu yang terasa mapan

dan selalu membodohimu.

Semoga dengan sayap-sayap yang kulukis

engkau dapat terbang dari dunia mimpi

yang penuh rasa takut, kepalsuan.

Dalam langit yang tinggi,

semoga engkau jelang hening alam

bersatu dalam dirimu yang fana.

Dilema Cinta

Tuesday, November 11th, 2008

Rasa yang dalam
Membelenggu ruang gelap
Dihati, dihati yang kian kecil
Jauh didalamnya
Terdapat getaran jiwa
Jiwa ini bertanya
Ada apa gerangan

Oh… Penguasa tiga dunia
Di hadiratMu aku bersujud…
Mengadukan semua , keluh kesalku

Apakah cinta itu
Mengapa cinta itu memberi kebahagian dan juga derita
Mengapa cinta itu mempertemukan dua insan, tetapi jika mereka harus terpisahkan,

Dimana letak kekuatan cinta itu bagiMu
DihadiratMu hamba bersujud, mengadu semua ini.

Lupakan Aku

Tuesday, November 11th, 2008

Berusahalah… untuk mengerti bahwa di dunia yang fana ini kita terlahir tak sempurna
Bahwa apa yang kita harap tak selalu bisa kita dapat, juga harus kau ingat
Kuatkanlah… dan mengerti bahwa hati terapuh dapat pula menjadi kekuatan baru
Bahwa apa yang terlewati mampu berikan pengalaman berharga untuk esok hari

Lupakan aku… bukan karna ku tak lagi mencintaimu seperti dulu
Proses pendewasaan diri tak selamanya mengenakkan hati, susah di arti
Tataplah masa depan ! jangan jadikan kepergianku ini sebagai satu rintangan
Ketulusan… t’lah tiba waktunya juga berbicara tentang pengorbanan

Aku pergi sejak dulu bukan karna tak lagi mencintai
Aku tersenyum saat bertemu bukan karna bahagia meninggalkanmu
Aku begini…menyakiti hati bukan juga ingin kau musuhi
Hatiku pun menangis…tak hanya jiwamu yang teriris

Semoga perpisahan ini hanya sesaat
Semoga engkau mampu menatap kuat
Semoga terjaga semua hasrat
Hingga tiba lagi waktunya Tuhan persatukan kita erat